Gado-gado@di.P4ti

“Tidak ada satu pun di dunia ini yang kekal abadi, begitu juga kehidupan.Maka jadikanlah hidup ini berarti dengan cara saling berbagi dengan sesama”

Arsip untuk Agustus, 2008

Siap Dipasarkan, Ponsel Google Hajar iPhone?

Smartphone Android pertama dari T-Mobile,,

Setelah ditunggu-tunggu, ponsel dengan sistem operasi Google Android dikabarkan bakal segera menggebrak pasaran. Operator telekomunikasi T-Mobile berencana melakukan debut Android di bulan September 2008 di Amerika Serikat.

Smartphone Android pertama dari T-Mobile itu dibuat oleh pabrikan HTC (High Tech Computer). Digadang-gadang, ponsel Android bakal mampu menyaingi bahkan melebihi popularitas Apple iPhone yang saat ini meraih puncak ketenaran.

T-Mobile memang sudah sejak Februari 2008 mengumumkan bakal merilis ponsel Android pada kuartal empat 2008. Bagi konsumen T-Mobile, ponsel Android itu nantinya akan dijual seharga USD 150.

Adapun spesifikasi ponselnya disebut-sebut cukup mumpuni. Layarnya besar berfitur touch screen dengan keyboard sliding QWERTY. Selain itu dikabarkan, smartphone Android itu juga dibekali konektivitas 3G dan kamera 3 megapiksel.

Google mendesain sistem open source Android untuk mengembangkan bisnis iklannya ke ranah mobile. Waktulah yang akan menjawab apakah ponsel Google Android itu nantinya bakal diminati konsumen dan menghantam dominasi iPhone.

Selamat mencoba………………!!!!

Iklan

Penyesalan

Hidup ini ibarat pertunjukan wayang kulit, semua tergntung sang dalang sebagai pemegang kendali. Sosok wayang pun tiada arti dan tiada makna tanpa adanya sang dalang sebagai pemegang kendali.

Begitu pula dengan proses kehidupan manusia, kita merasa kecil jika dihadapkan dengan kekuasaanNya dan ke esaanNya. Memang Dia maha besar dan maha segala-galanya, tidak ada suatu makhluk pun yang mampu menandingi kebesarannya.

Kita dilahirkan dibumi ini seperti selembar kertas putih bersih tanpa bercak noda sedikit pun.Akankah kita kotori dengan perbuatan kita yang tiada manfaat??? Itu semua tergantung kita, mampu atau tidak mengahadapi godaan-godaan yang sengaja telah disediakan untuk menguji ketebalan keImanan hati kita. Kalau kita terlena dengan kenikmatan duniawi yang sebenarnya itu hanya halusinasi kehidupan dan tiada nyata keberadaannya. Memang yang satu ini jarang orang yang mampu menghindar darinya. Kalau kita terlama didalamnya hal itu pun tidak ada habisnya dan malahan akan bertambah nikmat terasa.

Sebagai manusia kita harus sadar bahwa bumi ini berputar , begitu pula dengan kehidupan manusia. Kadang berada diatas, kadang juga dibawah. Kadang kalau sudah berada pada posisi yang dianggap itu paling dan paling kita tidak mau beranjak dari posisi itu, tetap akan mempertahankan bagaimanapun caranya akan ditempuh. Sampai lupa kodratnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME. Melalaikan perintah dan larangannya.

Sebenarnya mata hati kita tidak bisa dibohongi, tapi terkadang terkalahkan dengan ego. Kalau sudah demikian yang ada hanyalah panyesalan. Memang penyesalan tidak bisa diprediksi kedatangannya tapi kehadirannya tidak dapat dipungkiri dan itu pasti adanya.

GerSang Bumi tanpa hujan,,,
Gersang Minda tanpa Ilmu,,,
Gersang Hati tanpa Iman,,,
Gersang Jiwa tanpa Amal,,,

Manusia hanya mengalami dua fase kehudupan saja yaitu anak-anak dan dewasa, masa remaja hanya masa transisi dr anak-anak ke dewasa.Jadi masa aktif kita didunia ini tidak lama dan janganlah terlena akan surga dunia karena surga yang sebenarnya telah menunggu kehadiran kita.

Berusaha dan terus berusaha lah untuk mencapai keridhoan Nya dan nikmatilah atas apa yang telah dijanjikan yaitu taman surga yang tidak bisa kita bayangkan nikmat didalamya.

Panggung Sandiwara Bertajuk “++”

Mungkinkah cerita ini menggambarkan kebobrokan pemerintahan di negara ini, semoga anggapan ini tidak benar adanya.TAPI kalau tidak membenarkan kebenarannya rasanya munafik banget, karena suara ini terdengar langsung dari seorang yang mengalaminya dan itu tanpa sensor. Cerita seperti ini tidak hanya sekali atau pun dua kali terdengar ditelinga kita bahkan berkali-kali. Yang menjadi tanda tanya besar adalah apakah pemerintahan di taman indonesia ini telah rusak akibat hama-hama berseragam????.Yang tahu jawabannya hanyalah Tuhan sang pencipta alam.
Sedikit cerita…….
Seorang guru disalah satu institusi pendidikan di jawa tengah sebut saja X, yang jelas dibawah naungan Depatemen Agama. Setelah berstatus guru honorer X
berkesempatan mengenyam status sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan hal itu tentu saja disambut gembira oleh X dan keluarganya.Tapi……. sakali lagi tapi, tidak semudah yang dibayangkan, ternyata untuk berstatus sebagai seorang pegawai negeri dan berembel-embel NIP itu harus melalui proses seperti halnya yang kita sering lihat dipasar monopoli.
Ada beberapa ciri dan sifat dasar pasar monopoli. Ciri utama pasar ini adalah adanya seorang penjual yang menguasai pasar dengan jumlah pembeli yang sangat banyak. Ciri lainnya adalah tidak terdapatnya barang pengganti yang memiliki persamaan dengan produk monopolis; dan adanya hambatan yang besar untuk dapat masuk ke dalam pasar.
Berarti kesimpulannya beliau-beliau yang ada didalam Departemen itu tidak lebih dari seorang pedagang ??????.uwaaaaah para pedagang sekarang berseragam dan berlabel NIP : 10000000,00. Naaaaa tu kan menggambarkan bahwa indonesia adalah negara maju.
Setelah turun surat edaran bahwa si- X diterima sebagai calon pegawai negeri, dikumpulkanlah berkas-berkas sebagai salah satu persyaratnnya. Berkas-berkas pun sudah lengkap setelah sekian hari mengurusnya dan akhirnya terkumpul juga dimeja bagian administrasi.Yang pasti satu beban terselesaikan.
Sebenarnya yang paling menggelitik dalam crita ini adalah sebuah kata yaitu “IDEALISME”. Karena apa ??? orang yang idealis dalam hal ini akan terhambat pemenuhan hak nya seperti halnya mobil yang terjebak macet di antrian lampu merah yang ngehank dan tidak tahu kapan bisa normal kembali.Kita hanya bisa berharap dan berharap agar semua ini cepet normal kembali.

Cerita berawal dari seseorang yang idealis dan sok sabar menunggu akan turunnya selembar kertas yang tertuliskan surat keputusan……..karena ia sabar menunggu dan menunggu ternyata tidak terasa waktu pun berganti hari ke hari, bulan silih barganti, dan akhirnya pun tahun turut berganti juga. Padahal teman-teman seangkatannya telah menerima surat itu.Selidik punya selidik ternyata SK ++ (plus-plus), karena telah tercuat kabar bahwa idealisme sudah tidak berlaku dan sudah dihapus dari peredaran. Ya kita sadar bahwa orang-orang itu tersudut dalam pasisi termonopoli dan mau tidak mau ya harus mengikuti aturan yang sudah diterapkan oleh mereka.Karena kalau tidak ada ++ tadi jalanya proses akan terhambat dan terus dihambat.Sampe-sampe masalah penempatan setelah SK turun pun membutuhkan ++ juga kalau ingin tetap mengajar ditempat semula.Lucu memang kedengarannya tapi memang itu kenyataan yang terjadi.
Kami hanya bisa berharap semoga kasus seperti ini tidak terulang kembali di departemen-departemen yang lain di negara kita tercinta ini.Dan juga oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini segera bertaubat dan ingatlah azab tuhan tetap berlaku adanya….!. Harta benda kita tidak akan ditanyakan diakhirat nanti.


Disiplin Tanpa Hukuman

Institusi sekolah erat kaitannya dengan disiplin. Bahkan di jaman tahun 80 an sekolah-sekolah yang dianggap baik terkenal karena peraturan yang ketat dan disiplin yang tinggi.  “Sekolah itu bagus karena disiplin nya kuat sekali, buktinya tiap ada anak yang melanggar peraturan dihukum dengan hukuman yang berat.” Komentar para orang tua siswa di jaman itu.  Demikian lah di jaman itu sekolah yang pandai menghukum siswa nya dengan hukuman berat malah diburu para calon orang tua siswa.

Banyak pihak yang masih menghubungkan penegakan disiplin di sekolah  dengan menghukum siswa. Padahal kedua-dua nya tidak saling berhubungan. Karena terbukti penegakan disiplin dengan hukuman hanya akan membuahkan sikap disiplin yang semu yang lahir karena ketakutan bukan karena lahirnya kesadar an akan perbaikan perilaku.

Sebenarnya ada jalan tengah diantara disiplin dan menghukum . Jalan tengah itu disebut konsekuensi. Sebuah konsekuensi berarti menempatkan siswa sebagai subyek. Seorang siswa yang dijadikan subyek berarti diberikan tanggung jawab seluas-luas nya dengan konsekuensi sebagai batasan.

Siswa terlambat masuk sekolah ? solusinya dia terkena konsekensi pulang lebih telat dari yang lainnya, atau waktu istirahat dan bermain dipotong . Jangan sampai disitu saja, bicarakan hal ini dengan orang tua siswa, karena mungkin masalah timbul bukan karena si anak tapi karena masalah orang tua.

Dalam mengatasi masalah terlambat masuk sekolah ini saya punya contoh menarik. Tidak jauh dari tempat tinggal saya  ada sebuah sekolah menengah atas yang memilih mengunci pintu gerbangnya setiap jam 7 pagi tepat. Anda bisa bayangkan mereka yang terlambat akan kesulitan untuk masuk karena pintu gerbang sudah terkunci.  Setiap hari akan ada sekitar 10 orang siswa  yang tertahan diluar menjadi tontonan warga sekitar yang lewat di depan sekolah tersebut.  Padahal mereka yang terlambat belum tentu malas, bisa saja karena alasan cuaca atau hal-hal lain yang tidk bisa dihindari.

Alasan pihak sekolah mungkin bisa diterima, tindakan mengunci gerbang diambil atas nama penegakkan disiplin dan membuat siswa menjadi sadar akan pentingnya datang tepat waktu ke sekolah. Tapi sadarkah pihak sekolah bahwa mengunci siswa di luar bisa mempermalukan harga diri sisw?  Bagaimana bila tetangga atau orang-orang yang mengenali mereka lewat saat mereka terkunci di luar.

Padahal saat sekolah mau menerapkan konsekuensi atas siswa yang terlambat, banyak tindakan yang bisa dilakukan, dari memotong jam istirahat sampai meminta mereka masuk sekolah di hari Sabtu atau Minggu saat teman -temannya libur. Dengan demikian harga diri siswa terjaga dan siswa menjadi makin bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukannya. Siswa juga menjadi sadar bahwa konsekuensi bertujuan untuk penyadaran dengan mengambil atau mengurangi hak istimewa mereka .

Mari kita mengenali apa itu hukuman dan konsekuensi

Hukuman

1.       Menjadikan siswa sebagai pihak yang tidak punya hak tawar menawar dan tidak berdaya. Guru menjadi pihak yang sangat berkuasa. Ingat “Power tends to corrupt”

2.       Jenisnya tergantung guru, apabila hati guru sedang senang maka siswa terlambat pun tidak akan dikunci diluar.

3.       Bisa dijatuhkan berlipat-lipat derajatnya  terutama bagi siswa yang sering melanggar peraturan.

4.       Guru cenderung memberi cap buruk bagi anak yang sering melanggar.

5.       Sifatnya selalu berupa ancaman

6.       Tidak boleh ada pihak yang tidak setuju, semua pihak harus setuju. Jadi sifatnya memaksa.

Konsekuensi

1.       Dijatuhkan saat ada perbuatan yang terjadi dan berdasarkan pada aturan yang telah disepakati.

2.       Sesuai dengan perilaku pelanggaran yang siswa lakukan.

3.       Menghindari memberi cap pada anak, dengan memberi cap jelek akan melahirkan stigma pada diri anak bahwa ia adalah pribadi yang berperilaku buruk untuk selama-lamanya.

4.       Membuat siswa bertanggung jawab pada pilihannya. Anda bisa mengatakan “Andi kamu memilih untuk ribut pada saat bu guru sedang menerangkan maka silahkan duduk di luar selama 5 menit”. Dengan demikian anda menempatkan harga diri anak pada peringkat pertama. Bandingkan dengan perkataan ini “Andi, dasar kamu anak tidak tahu peraturan,…. tukang ribut! Sana keluar….!

Kaulah Penantianku

WaHaI RAMAdhan”,,,,,,,,,,

Telah datang diantara kami tamu mulia, bulan yang agung, dimana Allah akan mengampuni segala kesalahan, Allah akan memaafkan atas segala kekhilafan hambanya

WELCOME TO RAMADHAN

Kekasih yang selalu datang setiap tahun

Aku menyambutmu dengan penuh kecintaan

Karena setiap cinta pada selain Allah tiada nyata

Ampuni hambamu ini ya Allah atas segala kesalahan

Karuniakanlah kepada hambamu ini atas segala kesalahan

Janganlah engkau menyiksa semua hambamu

Karena hambamu ini telah berpayah pada kegelapan malam

Telah banyak yang meninggalkan untuk selamanya dalam tahun ini, tidak bisa berjumpa lagi denganmu, ada yang bahagia, dan ada yang sengsara.Melalui tahun ini ada kalanya kami berbuat kebaikan dan ada kalanya berbuat kejelekan, semoga engkau hadir dalam catatan amal kami pada hari pertanggungjawaban.

Mmmm….apa yang harus aku lakukan

Jika aku menyebrangi jembatan Shiratal Mustaqin

Bila tak ada cahaya yang menerangi

Sementara lembah neraka telah menjulur-julurkan lidah apinya

Semoga ilmu bisa bermanfaat

Sebelum datang malaikat pencabut nyawa

Karena setelah itu tidak ada lagi harapan untuk kembali

Kedatanganmu membawa pesan lisan “wahai lisan, berhentilah menggunjing dan mengadu domba, berpuasalah dari perkataan keji dan kotor, dari perkataan ngawur dan sia-sia”.

Hentikanlah lisanmu untuk membeberkan orang kekurangan orang lain

Karena engkau punya banyak kesalahan dan kekurangan,

Jika matamu selalu digunakan untuk menghina orang lain

Ingatlah orang lain pun lebih tajam penglihatannya,

Dia pun tidak lupa berpesan kepada anggotaku yang lain,

Wahai Tangan, “Berhentilah untuk menumpahkan darah dan membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Berhentilah praktek suap menyuap sebelum tanganmu di belenggu pada hari dimana harta dan keturunan tidak bisa berbuat apa-apa”.

Wahai kaki, “Berhentilah melangkah menuju kesesatan.Berhentilah mondar-mandir ketempat yang dimurkai Allah penguasa langit dan bumi.

Wahai perut.”Berhentilah kamu memakan harta haram, harta riba, karena jika engkau tidak berhenti memakannya, maka api neraka adalah balasannya.

Semoga bermanfaat bagi diri saya pribadi dan para pembaca yang budiman, semoga pesan dari sang Ramadhan dapat kita laksanakan sebagai mana mestinya.Amieeeen

Rasa ini Tidak dapat dipungkiri

Kebenaran putaran bumi ini memang benar adanya, saat dia istirahat sejenak sambil menghembuskan nafas panjangnya kita sebagai makhluk penghuni bumi merasa dan terasa kebingungan dibuatnya.Seolah kita kehilangan keseimbangan, tidak punya pegangan sedikit pun dan seperti bayi sapi yang baru terlahir berjalan sepoyongan kekanan-kekiri seolah baru saja pulang dari clup malam.Mata kabur, semua benda yang seharusnya secara logika tidak mungkin bisa terbang melayang yang membuat elang tersaingi, semua ini telah terjadi di bumi kita

tercinta.Apakah kita tidak bertanya pada diri kita “mengapa bisa terjadi demikian???”. Baca entri selengkapnya »

KATA-KATA BIJAK DARI CEO KELAS DUNIA ************************************


Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan
untuk tidak  mencoba sesuatu.

Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda
lakukan.

Frederick Smith,
Pendiri Federal Express
**************************

Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan,
Pengakuan adalah motivasi terkuat.

Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat
"disisipkan" diantara pujian. Baca entri selengkapnya »